SMS.
Menyelamatkan gw dari banyak hal.
Dari kehilangan lo… Dan ternyata gw menikmati sensasi ini.. Menunggu.
Mendebarkan. Memberi harapan bagi gw. Membuat gw gak lagi ingin membunuh hidup gw. Membuat gw ingin menatap esok, bertemu pagi, siang, malam, dini hari hingga gw bertemu dengan lo.
Ternyata menunggu itu tidak diam.
Suatu hari, ketika gw lelah menyejajari matahari dan bulan, gw akan pulang. Di sana telah menunggu seseorang atau terkadang gw yang menunggu. Betapa nikmatnya. Bahkan saat kini ketika gw hanya bisa membayangkannya, gw sudah merasakan nikmatnya. Bersandar pada hidupmu. Menggelayuti masa depanmu. Merasai nafas jiwamu.
Dan untukmu. Betapa nikmatnya berlarian memburu dunia ini ketika seseorang di pojok dunia menantikanmu. Benar-benar menantikanmu, bukan yang lain. Hanya kamu. Dan dari jarak satu tikungan, ia sudah mencium bau tubuhmu.
Menunggu dan berjuang. Titik dan koma. Aku dan kamu. Betapa melengkapi. Aku suka menunggumu. Aku suka memperjuangkanmu.
Dan.. maukah kau berlarian hingga bercucuran keringat untukku? Kujamin, saat kau pulang, kan kubasuh tubuhmu. Lelapkanku. Lelapkanmu.
Apa lagi?
Terima kasih. Sangat.
No comments:
Post a Comment