Pages

Wednesday, November 11, 2009

Hujan di Pojok Halte Jakarta

Menepi di manakah kau ketika hujan tiba-tiba menderas? Semoga kau tak terjamah hujan ini… Hujan yang selalu membawa rindu padamu…

Lalu tiba-tiba pula, aku ingin menjumpaimu di satu pojok halte di Jakarta ini. Sama-sama berteduh. Menghindari basah. Padahal badan telah kuyup. Ketika mendongakkan kepala. Ada kamu. Pasti kita kan tergagap. Lalu bertanya hal tidak penting: apa kabar? Basah!

Seluas apakah Jakarta hingga lama tak kujumpai dirimu? Setinggi apakah dinding yang kau lihat waktu itu? Hingga tak berani kau panjat demi aku? Padahal tak ada dinding itu. Aku selalu di sebelahmu.

2 comments:

Sigit Jaya Herlambang said...

hujan yang membawa rindu... manis sekali.... btw, keep writing sist...

justyusti said...

@mas sigit.. waaah blog-ku ada yang mampiiir.. jadi malu.. haha.. sama2 mas, semangaaat!